Jumat, 27 Oktober 2017

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Adhe Yudha Pratama C
1B116801 - 5KA48

STRUKTUR ORGANISASI PT. LION AIR GROUP



Sejarah PT. Lion Air Group


Berdasarkan sumber dari dokumen Company Profile terbaru tahun 2014 yang didapatkan dari Public Relations Lion Air, PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) berawal dari sebuah mimpi dan kerja keras. Setelah 13 tahun berpengalaman di bisnis wisata yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan Kirana dan Rusdi Kirana mewujudkan impian mereka untuk menyediakan layanan penerbangan yang terjangkau ke semua lapisan masyarakat menjadi kenyataan. Dibekali keinginan kuat mewujudkan mimpi dan modal awal US$ 10 juta, Lion Air secara hukum didirikan pada bulan September tahun 1999. Penerbangan perdana Lion Air pada 30 Juni 2000 melayani rute Jakarta-Pontianak pulang pergi dan jumlah armada pada awal beroperasi sebanyak 2 pesawat Boeing 737-200. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah satu pemilik Lion Air sekaligus President Director atau Direktur Utama Lion Air.

            Kata kunci dari Lion Air adalah menciptakan peluang pasar sendiri, yang mendobrak paradigma lama, bahwa penerbangan di Indonesia dicitrakan sebagai bisnis luxury untuk kelas menengah atas. Tarif yang terjangkau bertolak dari pandangan filosofis Lion Air tentang konsumenlah yang sesungguhnya berdaulat (consumer sovereignty) hal ini yang diterapkan oleh Lion Air dengan tujuan untuk dapat melayani penumpang dengan jumlah maksimal dari berbagai strata dan lapisan social masyarakat, sebagaimana slogan Lion Air yaitu “We make people fly”.



Lion Air

            Lion Air berdiri tanggal 15  November 1999 berdasarkan Izin Usaha Angkutan Udara Berjadwal dari Direktorat Jendral Perhubungan Udara Nomor KEP/267/XI/1999. Lion Air pertama kali beroperasi pada tanggal 30 Juni 2000 dengan menerbangi rute Jakarta-Pontianak (hari tersebut diambil menjadi hari jadi Lion Air ). Jumlah armada Lion Air  pada awal dimulai operasi sebanyak 2 pesawat Boeing 737-200, dan dengan jumlah karyawan pada awal operasi 61 karyawan, yang hingga saat ini berjumlah ± 11.000 karyawan.

            Saat ini Lion Group memiliki armada pesawat sebanyak 189 unit yang terdiri dari:

  1. 127 pesawat Boeing tipe 737
  2. 2 pesawat Boeing tipe 747
  3. 38 pesawat ATR
  4. 2 pesawat Hawker
  5. 20 pesawat Cessna
            Lion Air tidak hanya memiliki unit pesawat di dalam perusahaannya, namun juga sarana-sarana pendukung yang di bangun oleh Lion Air. Sarana pendukung operasional Lion Air yang telah dibangun dan dioperasikan, sebagai berikut:
  1. Pusat perawatan dan perbaikan pesawat di Batam diatas lahan seluas 24 hektare
  2. Pusat pelatihan di Bandara Mas Cengkareng dan Balaraja Serang yang dimanfaatkan untuk mendidik calon penerbang dan penerbang, calon awak kabin dan awak kabin, calon teknisi dan teknisi pesawat serta staff umum lainnya dengan fasilitas:
1.      6 unit simulator ( 1 simulator ATR, 1 simulator Airbus A320 dan 4 simulator 737 NG )
2.      120 ruang kelas siswa
3.      Kolam renang untuk latihan terjun ke air
4.      2 unit moc up pesawat untuk latihan terjun awak
5.      920 kamar mess untuk tempat tinggal awak kabin dan calon awak kabin
6.      Klinik kesehatan
7.      Fasilitas shuttle - bus selama 24 jam setiap 15 menit menuju bandara dan tujuan lainnya
  1. Sekolah penerbang di Cirebon dan Palangkaraya dengan fasilitas:
1.      20 pesawat latih Cessna dan akan menjadi 40 pesawat pada tahun 2016
2.      Mess siswa
3.      Simulator pesawat Cessna
4.      Ruang kelas
  1. Perumahan karyawan di Balaraja dengan fasilitas:
1.      1000 unit rumah
2.      Akan dibangun sekolah TK sampai dengan Universitas

Visi Lion Air
            Menjadi perusahaan penerbangan swasta nasional yang melayani penerbangan domestik dan internasional dengan berpedoman kepada prinsip-prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan yang telah ditetapkan

Misi Lion Air
            Misi Lion Air adalah sebagai berikut:
  1. Menjadi perusahaan penerbangan nasional yang tumbuh dan berkembang
  2. Menjadi perusahaan penerbangan sebagai penyedia alat transportasi
  3. Implementasi dan standarisasi angkutan udara khususnya operasional dan perawatan pesawat
  4. Meningkatkan daerah pelayanan agar lebih mudah dijangkau oleh konsumen
  5. Menerbangkan sebanyak mungkin pengguna jasa transportasi udara
  6. Menjadi perusahaan yang mampu bersosialisasi dengan lingkungan
  7. Menjadi perusahaan swasta nasional yang terdepan dalam hal inovasi, efisiensi dan profesionalisme

Logo Perusahaan

Logo Perusahaan
(Sumber: Lion Air Profile 2014)

Arti Logo:
1.      Singa: Diambil dari simbol kelahiran pendiri Lion Air Bapak Rusdi Kirana yakni tanggal 17 Agustus yang berbintang Leo. Singa merupakan lambing semangat dan keberanian
2.      Sayap: Melambangkan jenis usaha yakni penerbangan
3.      Matahari: Memiliki arti yang dibutuhkan oleh semua orang

Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air


Struktur organisasi merupakan elemen penting untuk menjalankan aktivitas perusahaan yang menggambarkan hubungan wewenang dan tanggung jawab bagi setiap karyawan yang ada dalam perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi yang jelas, maka seluruh aktivitas perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik dan mengarah pada tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Selain itu, untuk mencapai tujuan dasar kerja sama yang mempunyai bentuk dan susunan yang jelas dalam tiap-tiap tugasnya serta menegaskan hubungan antara satu sama lain.
 

Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air


Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air
(Sumber: Company Profile Lion Air 2014)

Fungsi-fungsi organisasi di PT. Lion Air Group pada tiap bagian adalah sebagai berikut:



  • Tugas Direktur Utama Lion Air Group 
    Adalah melaksanakan kepengurusan perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan dan bertindak selaku pimpinan dalam kepengurusan tersebut. Dan Memelihara mengurus kekayaan perseroan, direksi bertanggung jawab penuh dalam melakukan tugasnya untuk kepentingan perseroan dalam mencapai maksud dan tujuannya, setiap anggota direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab untuk menjalankan tugas untuk kepentingan dan usaha perseroan dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, direksi berhak mewakili perseroan di dalam dan di luar pengadilan serta melakukan segala tindakan dan perbuatan baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan serta meningkatkan hubungan perseroan dengan pihak lain, direksi berhak untuk menetapkan kebijaksanaan dalam memimpin dan mengurus perseroan, mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian perseroan termasuk penetapan gaji, pensiun atau jaminan hari tua dan penghasilan lain bagi para pegawai dan menjalankan tindakan-tindakan lainnya baik mengenai pengurusan maupun pemilikan sesuai dengan ketentuan ketentuan yang diatur. Memberikan laporan berkala menurut cara-cara dan waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan menyiapkan susunan organisasi perseroan lengkap dengan perincian tugasnya.
 
  • Direktorat Strategi dan Umum (EVP Strategy & Corp. Affairs) Corporate Planning
Adalah unit-unit yang menjalankan fungsi strategis dan fungsi umum yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Strategi dan Umum , unit yang menjalankan fungsi-fungsi legal dan umum perusahaan yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi. Perwakilan Setempat adalah unit yang menjalankan fungsi pemasaran dan penjualan serta bertindak sebagai perwakilan perusahaan untuk wilayah pasar yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direksi.

  • Direktorat Keuangan (EVP Finance)

Adalah unit-unit yang menjalankan fungsi manajemen keuangan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan.


  • Direktorat Operasi (EVP Operation)
Adalah unitunit yang menjalankan fungsi operasional penerbangan yang memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan serta kenyamanan pemakai jasa penerbangan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Operasi.



  • Direktorat Teknik (EVP Engineering & Maintenance)
Adalah unit-unit yang menjalankan fungsi perawatan armada yang memenuhi standar internasional, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Teknik.



  • Direktorat Niaga (EVP Commercial)
Adalah unitunit yang menjalankan fungsi niaga perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan, yang dalam kegiatannya bertanggung jawab kepada Direktur Niaga.







Struktur organisasi di unit divisi Corporate Communication dalam PT. Lion Air Group dipimpin oleh seorang Vice President dan juga 4 Senior Manager untuk mendukung program kerjanya yaitu Senior Manager Public Relations, Senior Manager Employee Communication, Senior Manager Corporate Identity Management, Senior Manager Corporate Social Responsibility serta terdapat Manager Protocol and Event.
Peramalan Gaji

Pada setiap perusahaan mempunyai standar gaji yang berbeda-beda dengan perusahaan lainnya termasuk di PT Lion Air Group sendiri dan pada setiap divisi akan mendapatkan gaji yang berbeda dengan divisi lainnya, sebagai contoh disini saya akan memberikan perkiraan gaji di PT Lion Air Group dengan divisi atau jabatan yang berbeda : 







  • Account Manager Rp 10,0 Jt
  • Account Officer Rp 2,5 Jt
  • Account Staff Rp 2,5 Jt
  • Accounting Rp 4,0 Jt
  • Accounting Manager and Office Manager Rp 12,0 Jt
  • Accounting Staff Rp 6,0 Jt
  • Administration Staff Rp 2,5 Jt
  • Aircraft Maintenance Planner Rp 8,0 Jt
  •  Aircraft Technician Rp 10,0 Jt
  • Analyst Rp 7,1 Jt
  • Analyst Intern Rp 2,5 Jt
  • Assistant Office Manager Rp 10,0 Jt
  • Copilot Rp 19,5 Jt
  • Costumer Service Rp 4,0 Jt
  • Crew Rp 4,0 Jt
  •  Maintenance Technician Rp 4,0 Jt
  • Management Trainee Rp 6,1 Jt
  • Manager Operasi Rp 16,5 Jt
  • Marketing Rp 11,5 Jt
  • Marketing & Sales Executive Rp 6,0 Jt
  • Marketing Staff Development Program Rp 6,0 Jt
  • Operation Analyst Rp 10,0 Jt
  • Pilot Rp 36,0 Jt
  • PPC Manager Rp 12,0 Jt
  • Pramugara Rp 6,0 Jt
  • Pramugari Rp 8,1 Jt
  • Quality & System Proc. Audit Specialist Rp 8,0 Jt
  • Quality Assurance Rp 8,0 Jt
  • Reservation Staff Rp 1,5 Jt

SUMBER :